Web Toolbar by Wibiya Data Stat: Iklim Komunikasi Organisasi

Visit My Blog Sponsor

Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

Monday, December 26, 2011

Iklim Komunikasi Organisasi


Definisi dari iklim komunikasi organisasi menurut Pace dan Faules, iklim komunikasi merupakan gabungan dari persepsi-persepsi mengenai peristiwa komunikasi, perilaku manusia, respons pegawai terhadap pegawai lainnya, harapan-harapan, konflik-konflik antarpersona dan kesempatan bagi pertumbuhan dalam organisasi. Iklim komunikasi meliputi persepsi-persepsi  mengenai pesan dan peristiwa yang berhubungan dengan pesan yang terjadi di dalam organisasi. (Pace & Faules, 2006, p.147)
Menurut Redding, iklim komunikasi organisasi sebagai fungsi kegiatan yang terdapat dalam organisasi untuk menunjukkan kepada anggota organisasi bahwa organisasi tersebut mempercayai mereka dan member mereka kebebasan dalam mengambil resiko, mendorong mereka dan memberikan mereka tanggung jawab dalam mengerjakan tugas-tugas mereka, menyediakan informasi yang terbuka dan cukup tentang organisasi, mendengarkan dengan penuh perhatian serta memperoleh informasi yang dapat dan terus terang dsri anggota organisasi serta aktif member penyuluhan kepada para anggota organisasi sehingga mereka dapat melihat bahwa keterlibatan mereka penting bagi keputusan-keputusan organisasi dan menaruh perhatian pada pekerjaan yang bermutu tinggi dan member tantangan. (Pace & Faules, 2006, p.154)
Dennis mengemukakan, “Iklim komunikasi organisasi sebagai kualitas pengalaman yang bersifat objektif mengenai lingkungan internal organisasi, yang mencakup persepsi anggota organisasi terhadap pesan dan hubungan pesan dengan kejadian yang terjadi di dalam organisasi.” (Muhammad, 2004, p.86).
Tokoh lain yaitu Zelko dan Dance (1975) juga memberikan definisi, “Ilmu komunikasi organisasi adalah yaitu sistem independen yang meliputi komunikasi internal dan komunikasi eksternal di dalam organisasi.” (Poole & McPhee, 2001, p.196) Komunikasi internal yaitu komunikasi ke atas, komunikasi ke bawah dan komunikasi secara horizontal dalam tatanan susunan struktur organisasi.
Sedangkan komunikasi eksternal adalah promosi, iklan, praktek-praktek Public Relations dan praktek-praktek sales. Dari beberapa definisi yang disebutkan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa iklim komunikasi organisasi ialah kondisi dan keadaan komunikasi yang dilakukan secara internal dan persepsi tentang pesan dan peristiwa yang terjadi di dalam organisasi yang mempengaruhi tingkah laku dan sikap dari anggota organisasi tersebut.
Iklim komunikasi organisasi di dalam organisasi itu penting karena iklim komunikasi sebuah organisasi mempengaruhi cara hidup meliputi: kepada siapa kita berbicara, siapa yang kita sukai, bagaimana perasaan kita, bagaimana kegiatan kerja kita, bagaimana perkembangan kita, apa yang ingin kita capai dan bagaimana cara kita menyesuaikan diri dengan organisasi. (Pace & Faules, 2006)
Guzley (1992) menyatakan: keputusan yang diambil oleh anggota organisasi untuk melaksanakan pekerjaan mereka secara efektif untuk meningkatkan diri mereka dengan organisasi, untuk bersikap jujur dalam bekerja, untuk meraih kesempatan dalam organisasi secara bersemagat, untuk mendukung para rekan dan anggota organisasi lainnya untuk melaksanakan tugas secara kreatif dan untuk menawarkan gagasan-gagasan inovatif bagi penyempurnaan organisasi dan operasinya, semuanya ini dipengaruhi oleh iklim komunikasi. Iklim yang negatif dapat benar-benar merusak keputusan yang dibuat anggota organisasi mengenai bagaimana mereka akan bekerja dan berpartisipasi untuk organisasi. (Pace & Faules, 2006, p.155)
Di sisi lain, dikatakan bahwa iklim organisasi berkembang dari interaksi antara sifat-sifat suatu organisasi dan persepsi individu atas sifat itu. “Iklim dipandang sebagai suatu kualitas pengalaman subjektif yang berasal dari persepsi atas karakter-karakter yang relative langgeng pada organisasi”. (Falcione et al, 1987, p.198,203). (Pace & Faules, 2006, p.148) Dilihat dari definisi yang ada, maka jelas terlihat bahwa iklim komunikasi organisasi merupakan hal yang harus dipikirkan dan tidak boleh dianggap remeh. Hal ini didukung oleh pernyataan Reeding (1972) yang mengatakan bahwa iklim komunikasi organisasi jauh lebih penting daripada ketrampilan atau teknik-teknik komunikasi semata-mata dalam menciptakan suatu organisasi yang efektif. (Pace & Faules, 2006)
Alasan lain yang mendukung pentingnya iklim komunikasi organisasi adalah karena dengan adanya iklim komunikasi yang baik, nyaman dan positif, maka hal ini dipercaya akan meningkatkan motivasi kerja dari para anggota organisasi atau karyawan perusahaan, seperti yang dikatakan Pace dan Faules bahwa iklim komunikasi memainkan peranan sentral dalam mendorong anggota organisasi untuk berorganisasi. Sehingga mereka dapat menyimpulkan bahwa iklim komunikasi dalam organisasi mempunyai konsekuensi penting bagi pergantian dan masa kerja dalam mencurahkan usaha kepada pekerjaan mereka dalam meningkatkan dan mendukung komitmen pada organisasi. (Pace & Faules, 2006)
Dari berbagai pernyataan Pace dan Faules di atas, dapat ditarik pengertian bahwa yang dimaksud dengan motivasi menurut Pace dan Faules di sini adalah berhubungan dengan apa yang mendorong seorang karyawan untuk mencurahkan segala usaha dalam melakukan pekerjaannya dan apa yang mendorong karyawan untuk mengikatkan diri dan meningkatkan komitmen mereka pada perusahaan, dimana hal itu akan memacu semangat dan motivasi kerja mereka untuk terus melakukan yang terbaik bagi perusahaan. “Pegawai yang mengalami pertumbuhan komitmen akan menjadi termotivasi untuk melakukan lebih banyak lagi bagi perusahaan.” (Pace & Faules, 2006, p.133). Jadi iklim komunikasi memiliki peran yang penting dalam mendorong dan memicu timbulnya motivasi kerja yang kuat bagi karyawan perusahaan. Perusahaan yang mempertahankan iklim komunikasi terbuka akan mendorong keterusterangan dan kejujuran sehingga karyawan merasa bebas untuk mengakui kesalahannya, untuk tidak setuju dengan atasan dan menyatakan pendapatnya. “Iklim komunikasi dalam organisasi mempengaruhi jumlah dan mutu informasi yang disampaikan melalui saluran komunikasi.” (Bovee dan Thill, 2002, p.23). Jika iklim komunikasi di dalam perusahaan tempat ia bekerja baik dan positif, maka karyawan tersebut cenderung akan memiliki motivasi dan komitmen kerja yang kuat terhadap perusahaan tersebut.

No comments: